Pentingnya Manager Investasi di Reksadana

Manajer Investasi merupakan pihak yang mengatur investasi reksadana. Perhatikan bahwa Reksadana ialah kumpulan biaya dari beragam investor yang dimanage bersama didalam suatu portfolio investasi. Perlu terdapat pihak yang mengatur portfolio itu, maka ditunjuklah MI (Manager Investasi). MI melakukan proses investasi menurut kebijakan investasi yang telah disetujui oleh investor didalam prospektus reksadana.

Memilih lalu memutuskan apa saham, deposito, obligasi, dan surat bernilai yang bakal dibeli. Kemudian, kapan saham mau dijual, kapan obligasi musti dilepas, berapa banyak biaya cash yang harus disimpan, dan masih banyak lagi. Hingga boleh dibilang investor reksadana pasrah serta menyerahkan seluruhnya setiap keputusan investasi pada Manajer Investasi. Makanya, kerja reksadana sangat dipengaruhi oleh keahlian MI meracik dan mengelola portfolio investasi.

MI harus menghitung serta melaporkan pada investor tentang berapa perolehan investasi reksadana tiap hari bursa. Ya tiap hari bursa sebab investor perlu tahu setiap saat berapakah posisi nilai investasi didalam reksadana. MI musti menghitung menurut cara yang telah disepakati supaya hasil perhitungan akurat juga fair. Berdasarkan data ini, investor mengevaluasi performa reksadana. 

Siapa yang bayar MI? Pada kenyataannya, setiap investor bayar jasa MI lewat pemotongan biaya kepada aset rekasadana. Fee MI diukur menurut persentasi itu dari aset yang wajib dikelola lalu dicantumkan dengan terbuka didalam prospektus reksadana yang dapat dibaca oleh seluruh calon investor menjelang membeli reksadana.

Syarat Manajer Investasi

MI tak boleh beroperasi hingga mendapat izin dari Bapepam atau sekarang lebih dikenal dengan OJK.Sebab mengelola dana warga, proses mendapat izin diatur sangat ketat. Otoritas Jasa Keuangan memastikan sebelum izin diberikan jika MI memiliki keahlian, pengalaman serta modal didalam mengatur portfolio investasi reksadana. Hindari sampai masuk MI ‘abal-abal’ yang tak sanggup kapasitas serta kapabilitas, yang akhirnya mengesampingkan dana investor. Maka dari itu, penting untuk investor, hingga membeli reksadana, meyakinkan bahwa MI telah memiliki izin dari Bapepam.

Menilai Manajer Investasi

Sayangnya, walaupun begitu vital peranannya, tetap tidak sedikit investor reksadana yang tak mengevaluasi background MI. Yang dipandang semata-mata cuma return semata. Berapa return-nya, semakin besar semakin baik dan semakin diburu. Lupa ataupun bahkan melupakan mengecek sah tidaknya organisasi yang mengatur investasi itu.

Akibatnya, tidak sedikit investor terjebak secara investasi ‘bodong’ dengan kata lain penipuan. Si pengelola kabur, lalu investor tak bisa berbuat apa-apa. Nyatanya, resiko ini dapat dikurangi dengan lebih dulu memastikan legitimasi MI sebelum start investasi. Investor seharusnya memperhatikan hal-hal dibawah:

Izin–yang sangat utama ialah reksadana dikelola bagi MI yang mempunyai izin dari OJK. MI harus dengan sah bisa beroperasi menjadi Manajer Investasi Indonesia. Seperti apa memastikan organisasi MI mempunyai izin yang sah yang bersumber dari Bapepam ataupun OJK? Cukup lihat didalam prospektus reksadana, izin umumnya dicantumkan disitu.

Pengalaman–mempunyai pengalaman yang lumayan menjadi Manajer Investasi. Investor dapat melihat informasi ini diprospektus reksadana didalam sub-bagian MI. Disana diuraikan lengkap tentang pemilik, berapa lama telah beroperasi, pengalaman mengatur reksadana sepanjang ini dan keahlian juga pengalaman tim management investasi.

Pengecekan Silang–harus mengerjakan pengecekan silang kedalam sumber independen, yakni website otoritas pasar modal, yakni Bapepam atau OJK. Disitu terdapat list MI yang telah memiliki izin. Lakukan pengecekan silang antar informasi diprospektus dengan info didalam otoritas. Di website tersebut diberitahukan juga MI yang mendapatkan peringatan ataupun sanksi sebab melanggar peraturan. Perkirakan MI yang mengatur reksadana kita, tak pernah ataupun lagi menghadapi sanksi dari otoritas pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.