Dybala Nyaris Ke United, Rashford Beri Ultimatum

Pemberitaan transfer Paulo Dybala menuju United di Kala dekat ini bakal terdeteksi kebenarannya. Dewan manajemen Red Devils menurut laporan tinggal menanti keputusan dari Dybala tentang pertukaran ia dengan Romelu Lukaku.

Walau tidak terdapat laporan jelas kehadiran Dybala, ujung tombak United, Marcus Rashford menyatakan jika ia pantas untuk menjadi ujung tombak inti.

“Saya kira aku menyarangkan goal dari seluruh tempat dan aku kira ini merupakan sesuatu yang dibagi di antara 2 striker, ” tutur Rashford sebagaimana dilansir dari the sun, Kamis (1/8).

Berdasarkan Rashford kualitas dirinya ini amat vital untuk tim. Anggapannya apabila 1 orang menyarangkan seluruh goal jelas terdapat perasaan tidak enak dari bintang masing-masing skuat.

“Namun bakal lain apabila pemain depan bisa menyumbang lebih dan Aku bisa berbuat hal tersebut, ” jelasnya.

Dengan cara tersirat pengakuan ujung tombak tim nasional Inggris ini untuk mengantisipasi apabila kehadiran Dybala bakal menggusur tempatnya menjadi ujung tombak utama.

Lepas dari benar tidaknya Dybala bakal berlaga di Old Trafford pada kompetisi musim ini. Rashford mengaku jika tim United amat siap untuk songsong kompetisi musim 2019/20.

“Kami memang tengah punya beberapa tugas rumah, namun kami senantiasa mengembangkan pelatihan setiap harinya, ”

“Rasanya kesebelasan semakin hari semakin bagus. Ini adalah hal tervital. Kami berkonsentrasi untuk mengambil langkah maju, ” pungkasnya.

Neville: Maguire Tidak Kalah Kuat dari John Stones

Legenda Manchester United, Gary Neville, menganggap Harry Maguire (Leicester City) punya kualitas komplet menjadi defender sentral dan tidak kalah spektakuler dari John Stones (Manchester City).

Neville berpikir Harry Maguire punya kualitas untuk memiliki peran menjadi ball-playing Bek. Dia yakin jika Maguire sekarang ada di tingkat yang serupa dengan Stones.

Untuk hal tersebut Neville tak tercengang kenapa Maguire diburu oleh Manchester United dan Manchester City. 2 kesebelasan dari Kota Manchester itu memang tengah punya rencana untuk menandatangani defender sentral anyar di awal kompetisi musim berikutnya.

“Jika Kamu berpikir atribut defender sentral, Maguire punya semuanya. Fans Leicester takkan senang dengan perkataan aku, namun mereka bakal ada dibawah tekanan nyata untuk menjaga Maguire jendela transfer musim panas ini, ” tutur Neville di Soccerway.

“Kita ngobrol mengenai Stones yang baik di dalam menguasai bola, dan aku betul-betul merasa Maguire jua kayak ini. Pengakuan besar, kemungkinan, sebab Stones dinilai menjadi defender sentral yang main bola, namun aku kira Maguire begitu juga apiknya dengan bola, ” Neville melanjutkan.

Leicester sendiri tak jua tertarik untuk menjual Harry Maguire. Mereka dikatakan cuma bakal memulai negosiasi apabila terdapat kesebelasan yang mau menebus senilai 80 juta poundsterling. Apabila terdapat kesebelasan yang siap menebus biaya itu, Maguire bakal jadi pemain bertahan paling mahal di planet ini mengalahkan Virgil van Dijk (Liverpool).

Petr Cech Mau Pensiun dengan Menangi Trofi Liga Europa

Petr Cech berharap bisa menyelesaikan perjalanan karier dengan khusus bareng Arsenal. Yaitu, memainkan pertandingan final dan menjuarai trofi Liga Europa kompetisi musim ini.

Petr Cech sudah mengambil keputusan untuk menutup lembaran kariernya menjadi bintang profesional di Arsenal pada penghujung kompetisi musim ini. Penjaga gawang dari Republik Cheska bakal pensiun pada usia 37 tahun.

Pada kompetisi musim 2018-19, Arsenal tengah punya 1 kesempatan menjuarai piala, yaitu di ajang Liga Europa. Sekarang, langkah kesebelasan berjulukan The Gunners telah sampai dengan di semi-final.

Petr Cech dkk jua punya kesempatan besar untuk dapat menuju ke final. Ya, di leg perdana tim bimbingan Unai Emery sukses menuai kemenangan 3-1 melawan Valencia.

Pertandingan penentuan bakal bergulir di Stadion Mestalla dan Arsenal cuma perlu menahan seri Valencia. Skenario itu jelas bakal membawa mereka menuju tahap penghujung Liga Europa kompetisi musim ini.

“Saya sedih sebab bakal menyelesaikan perjalanan di sini. Tapi, kami tetap berharap dapat bermain di Baku di dalam 3 minggu menuju depan. Aku juga mau memainkan laga terakhir di Baku. Serius, ini bakal jadi hal paling baik, ” tutur Cech dikutip Footbal5star. com dari FourFourTwo.

“Saya mau Arsenal melaju menuju laga pamungkas dan dapat memenangkan gelar paling akhir. Aku kira setiap orang di Arsenal pantas meraihnya, jadi saya harap kami dapat mewujudkannya, ” katanya.

Laga final Liga Europa kompetisi musim ini bakal ditempatkan di Stadion Olympic, Baku. Apabila bisa melaju menuju laga pamungkas, Arsenal berpeluang menghadapi salah satu dari Chelsea dan Eintracht Frankfurt

Komentar Simone Inzaghi Tentang Kekalahan Lazio Melawan SPAL

Tim ibukota Italia, Lazio, mendapatkan kekalahan 1-0 vs tim posisi ke-15, SPAL, di dalam lanjutan Liga Italia, Kamis (4/4/2019) WIB. Goal penentu kemenangan SPAL berlangsung di menit ke-89 melewati titik putih.

Pertama kali sang pengadil memberi kartu kuning pada Thiago Cionek sebab dinilai berbuat diving. Tapi, sang pengadil menyaksikan VAR guna menegaskan lebih lanjut. Endingnya sang pengadil merubah keputusan serta memberi hukuman penalti buat SPAL.

Andrea Petagna yang mengambil penalti sukses mengkonversi peluang itu jadi goal. Hasil positif itu sementara mengamankan tempat SPAL melalui kotak degradasi bersama 32 angka, cuma unggul lima angka dari tempat 18.

Tentang hasil negatif itu, juru tak-tik Lazio, Simone Inzaghi meminta kekalahan melalui SPAL jadi satu pelajaran untuk Lazio pada Liga Italia serta masih menatap perebutan posisi zona Liga Champions.

Sehabis pertandingan, Simone Inzaghi mengutarakan pandangannya tentang jalannya laga serta kesempatan masuk zona Liga Champions.

“Meskipun mereka memperlihatkan performa yang bagus, kami punya banyak kans baik. Sebagaimana Kans dari Ciro Immobile yang membentur tiang, “ tutur Inzaghi pada Radio Rai Seperti diberitakan Football Italia.

“Pertandingan harusnya berakhir seri, namun kejadian hukuman penalti ini menghancurkan kami, amat menyakitkan. Sebab terdapat dorongan di Lucas Leiva serta ini dapat sekaligus jadi hukuman penalti, ” imbuh juru tak-tik yang dahulu berlaga menjadi striker.

“Mereka menerapkan cara yang kami inginkan serta tak membikin problem terbesar untuk kami. Team saya tak lumayan gahar di muka gawang. Moga-moga itu bakal jadi pelajaran. Perebutan posisi Liga Champions berlanjut. ” pungkas juru tak-tik berumur 42 tahun.

Jelang Hadapi Milan, Lini Belakang Lazio Keropos

Lazio bakal melawan AC Milan di semi-final leg pertama Coppa Italia di Stadion Olimpico, Rabu (27/2) dinihari WIB. Meski main menjadi tuan rumah, juru tak-tik Simone Inzaghi malah khawatir pada sektor belakangnya.

Apa yang ditakutkan Inzaghi itu tak tentang cedera pemain bertahannya, melainkan keroposnya jantung pertahanan sampai bisa dengan mudah diruntuhkan musuh.

Bayangkan saja, di dalam 3 laga terbaru Lazio telah kemasukan 5 goal. Catatan jelek itu tidak ayal membikin adik kandung Filippo Inzaghi bakal memutar otak guna membenahi penampilan semua beknya.

“Kami ada di dalam kondisi darurat pada jantung pertahanan serta kami tengah coba memperbaikinya. Kami telah merubah beberapa hal guna mengatasi soal ini serta aku juga telah berupaya menyadari siapa yang dapat adaptasi dengan fungsi tertentu, ” tutur Inzaghi pada Lazio Style Channel.

“Kami memiliki waktu 4 hari guna kerja dengan bagus serta inilah yang terpenting. Besok kami harus memastikan jika semua telah siap, ” lanjutnya.

Tim ibukota Italia itu belum lama disingkirkan Sevilla pada babak 32 besar Liga Europa tengah minggu silam. Namun hal itu takkan memengaruhi performa Ciro Immobile dkk kala melawan Milan mendatang.

“Klub ini telah kerja dengan bagus, kami belum lama sembuh sehabis tereliminasi dari Liga Europa oleh Sevilla. Namun hasil negatif ini membakar gairah kami guna meningkatkan performa melawan Milan serta kami telah makin membaik saat ini, ” pungkasnya.

Manajer Persija Tegaskan Pasang Badan Apabila Klubnya Diusik

Manajer Persija, Marsma Ardhi Tjahjoko, meminta pendukung untuk tak khawatir tentang isu mafia skor pada persepakbolaan nasional. Menurutnya, satu-satunya yang dapat dilakukan sekarang adalah yakin terhadap pekerjaan satgas antimafia bola bentukan polisi.

Ardhi menilai ia sendiri yang akan memegang integritas Persija pada persepakbolaan nasional. Oleh karena itu, pendukung tim ibukota tidak harus mengkhawatirkan hal-hal yang tak perlu.

“Saya sudah berkata di Instagram, kalau tersedia apa-apa, aku sendiri yang akan pasang badan. Kini biarkan satgas bekerja serta tunggu pencapaian pastinya. Aku minta pendukung tidak harus resah serta termakan kabar burung, ” jelasnya ketika ditemui pada wartawan.

Angin opini bergerak menuju arah Persija Jakarta seiring temuan-temuan melalui tim satgas antimafia. Mulai dari tertangkapnya Joko Driyono yang sudah disebut menjadi salah satu pemegang saham, sampai unggahan Wakil Satgas, Krishna Murti tentang tim penyogok wasit.

“Masalah mafia, aku mendukung 100 persen guna pembersihan tuntas sampai menuju akar. Malahan, kalau memang nanti pada Persija tersedia yang kena, habiskan jua. Tapi sekarang, kita hormati proses yang ada sampai bagaimana endingnya, ” jelasnya melanjutkan.

Banyak pihak mulai berspekulasi jika pertandingan Persija Jakarta melawan Mitra Kukar pada laga pamungkas Liga 1 2018 juga mengandung unsur “permainan”. Isu itu berkembang sehabis wawancara eksklusif salah satu perangkat sang pengadil di stasiun televisi swasta.

3 Bintang Real Madrid yang Tidak Diduga Bisa Jadi Starter di Bawah Solari

Real Madrid mendapatkan peningkatan di dalam sejumlah pekan terbaru. Terakhir kali, mereka sukses menghajar satu dari sekian banyak kesebelasan terkuat di Eropa Ateltico Madrid di Wanda Metropolitano dengan menyarangkan tiga gol.

Solari kini dikenal menjadi juru tak-tik yang lumayan kejam di dalam hal pemilihan pesepakbola. Ia tak ragu-ragu mencadangkan bintang utama Zinedine Zidane yang penting kala meraih Liga Champions musim kemarin.

Para pemain seperti Gareth Bale, Marcelo, serta Keylor Navas kini menanti giliran mereka di kursi pemain pengganti. Sementara itu, pemain-pemain yang sebelumnya tak diperhitungkan jadi starter reguler.

Karena Santiago Solari, Madrid kini penuh dengan wonderkid berkualitas yang dengan cara stabil jadi starter di dalam laga vital. Penampilan mereka juga jua lumayan keren di atas gelanggang.

Berikut ini 3 bintang yang tidak diduga bisa jadi bintang penting di bawah bimbingan Santiago Solari menurut ulasan dari blog jadwal live streaming bola.

Vinicius Junior – Transfer Vinicius Junior bisa jadi adalah perjudian paling besar Florentino Perez pada bursa transfer musim panas. Ia memiliki kemampuan yang lumayan besar, namun tak banyak orang yang mengira ia bakal jadi starter reguler Real Madrid secepat itu.

Banyak yang meragukan jika Vinicius dapat berhasil di Bernabeu usai diajukan buat berlaga di Castilla (tim muda Real Madrid). Dia tak pernah jadi starter di bawah Julen Lopetegui serta cuma berlaga kurang dari 15 menit saat juru tak-tik Spanyol itu memimpin.

Nasib Vinicius lantas berubah usai Santiago Solari jadi suksesor Lopetegui. Wonderkid Brasil itu dengan cara bertahap jadi bintang penting untuk Real Madrid serta bahkan kini dapat menyingkirkan Gareth Bale dari posisi starter. Vinicius dengan cara rutin mengisi starting XI Madrid di dalam sepuluh laga terakhirnya dengan menyarangkan 2 goal.

Lucas Vazquez – Lucas Vazquez tidak sering mendapat peluang berlaga dibawah Julen Lopetegui. Setelah tak terlampau terpakai di dalam masa pemerintahan Zinedine Zidane, Vasquez malahan di ambang menuju gerbang keluar Bernabeu saat Lopetegui mengakusisi.

Solari lantas mulai menunjuk Vazquez menjadi starter di Madrid tak lama usai juru tak-tik Argentina tersebut jadi manajer. Untungnya, keyakinan Solari pada bekas bintang Espanyol tersebut dengan cara bertahap terbayar.

Vazquez sekarang telah jadi satu dari sekian banyak starter Madrid yang paling vital. Dia telah menyarangkan banyak goal penting serta umpan di seluruh turnamen selama kampanye musim ini.

Sergio Reguilon – Beberapa bulan kemarin, tak ada yang menyangka Sergio Reguilon dapat menyingkirkan Marcelo di pos starter Real Madrid. Wonderkid dari Spanyol ini tak pernah nampak di masa pemerintahan Julen Lopetegui serta Zinedine Zidane.

Awalnya Reguilon jadi topik utama mungkin saat Sergio Ramos menggertaknya kala latihan. Untungnya, Solari dengan cara bertahap memberi peluang pada pemain bertahan yang beroperasi di sektor sayap muda tersebut serta kepercayaannya terbayar.

Kini baik Reguilon serta Sergio Ramos kerja berdampingan di barisan defensif Real Madrid, sedangkan Marcelo cuma memperoleh peluang di Copa del Rey. Penampilan Reguilon pun keren serta tercatat di halaman hasil pertandingan bola, ia telah berlaga penuh 90 menit di dalam 4 laga terakhirnya di La Liga serta membikin 2 assist.

Allegri Bingung Tentukan Pemain Lawan Frosinone

Juru tak-tik Juventus, Massimiliano Allegri, tengah dipusingkan oleh jadwal padat kesebelasannya minggu ini. Hal ini lantas berimbas di penentuan penggawa yang bakal dimainkan kala melawan Frosinone Sabtu (16/2) dinihari WIB.

Sehabis melawan Frosinone, Juventus telah dinantikan Atletico Madrid pada enam belas besar Liga Champions 3 hari kemudian. Sampai sekarang Allegri tak kunjung menentukan sebelas bintang yang bakal dimainkan kala melawan Frosinone besok. Dia cuma menegaskan posisi Cristiano Ronaldo pada sektor serang aman.

“Cristiano bakal berlaga. Ia senantiasa kepingin main, jadi mengapa aku perlu mengistirahatkannya? Ia bareng Paulo Dybala amat istimewa, mereka berdua saling memberi bantuan pada sektor serang, ” tutur Allegri menurut dilansir Football5star. com melalui Football Italia, Jumat (15/2).

“Kami seharusnya mempersiapkan kesebelasan dengan tidak main-main supaya bisa meneruskannya pada pertandingan vs Atletico. Namun kondisi saat ini tak lumayan bagus. Chiellini kemungkinan cuma berlaga 45 menit, Rugani mendapatkan sedikit problem pada kakinya. Aku pun mesti membikin keputusan pada sektor sentral serta itu tak simpel, ” dia melanjutkan.

Tentang rival yang bakal dihadapi, eks manajer AC Milan itu menyatakan takkan menilai enteng Frosinone. Menurut pendapatnya klub promosi ini telah berlaga lumayan bagus dengan memenangkan 2 partai tandang teranyar.

“Mereka skuat yang mendapat pencapaian maksimum kala mesti bermain pada markas rival. Jadi aku kira mereka bakal jadi rival sulit team saya minggu ini sebab mereka sadar dibekali peluang buat mendapat angka, ” pungkasnya.

Rapor Pemain Inter Kontra AC Milan – Donnarumma Buruk, Icardi Terbaik

Derbi Kota Milan antara Inter Milan lawan AC Milan berakhir dengan kemenangan guna kesebelasan Biru-Hitam.

Inter Milan sukses jadi penguasa Kota Milan usai unggul dramatis melawan saudara sekota, AC Milan.

Pertandingan yang kondang disebut-sebut Derby della Madonnina ini dilangsungkan di hari Minggu (21/10/2018) atau Senin dini hari WIB.

Goal tunggal Mauro Icardi saat laga sudah berjalan hingga menit ke 2 waktu tambahan fase ke 2 telah cukup buat membikin Inter Milan mendapat kemenangan.

Di pertandingan yang berakhir dengan score 1-0 itu, ada pemain-pemain yang main cemerlang ada juga yang main jelek.

BolaSport. com mencoba merangkum rapor bintang di pertandingan Inter Milan melawan AC Milan yang diberitakan melalui media Italia, Football Italia.

Dari tim Inter menjadi tuan rumah, Icardi memperoleh rating paling tinggi dengan nilai delapan.

Menjadi kapten, Icardi bisa menghantarkan kesebelasan Biru-hitam kota Milan itu main taktis selama pertandingan.

Nilai paling buruk dari kesebelasan Inter Milan diemban 2 orang, Radja Nainggolan serta Ivan Perisic, yang sama-sama memiliki nilai lima.

Di pertandingan itu Nainggolan harus digantikan lebih awal lantaran dihantam cedera.

Dari sisi AC Milan, Gianluigi Donnarumma memiliki nilai paling buruk dengan ponten 5, 5.

Kesalahannya di dalam mengantisipasi assist silang menyambut laga berakhir membikin AC Milan harus kalah.

Alessio Romagnoli serta Franck Kessie menjadi penampil paling baik dengan nilai tujuh.

Inter Milan:

Samir Handanovic – 6
Sime Vrsaljko – 6
Stefan de Vrij – 7
Milan Skriniar – 7
Kwadwo Asamoah – 6
Matias Vecino – 7
Marcelo Brozovic – 6
Matteo Politano – 6
Radja Nainggolan – 5
Ivan Perisic – 5
Mauro Icardi – 8
Pengganti:

Borja Valero – 7
Keita Balde Diao – 6
Antonio Candreva – bermain terlalu sebentar untuk dinilai
AC Milan:

Gianluigi Donnarumma – 5. 5
Davide Calabria – 6
Mateo Musacchio – 6
Alessio Romagnoli – 7
Ricardo Rodriguez – 6
Franck Kessie – 7
Lucas Biglia – 6
Giacomo Bonaventura – 6
Suso – 6
Gonzalo Higuain – 6
Hakan Calhanoglu – 6
Pengganti:

Patrick Cutrone – 6
Tiemoue Bakayoko – 6
Ignazio Abate – bermain terlalu sebentar untuk dinilai

Petinggi Chelsea Takkan Biarkan Hazard Tiunggalkan Stamford Brigde

Ketua Chelsea, Bruce Buck, bersitegas bakal menjaga bintang pemainnya, Eden Hazard. Buck menyatakan bakal berbuat semua usaha supaya Hazard tidak meninggalkan Chelsea.

Sebab, pemberitaan Eden Hazard akan meninggalkan Chelsea makin merebak. Malahan, Eden Hazard di banyak masa kemarin terang-terangan menyatakan jika Real Madrid merupakan tim impiannya.

Buck juga mengesankan fans jika petinggi Chelsea sesungguhnya betul-betul berupaya menutup gerbang meninggalkan untuk sang striker.

“Setiap fans Chelsea yang ada pada London mau pun semua dunia menyayangi Eden Hazard, ” kata Buck dilansir BolaSport. com melalui laman London Evening Standard.

“Ia di samping bintang yang kuat, tapi Hazard pun salah satu lelaki yang mengesankan. ”

“Kami mau ia masih bertahan serta rombongan saya bakal berbuat apakah yang seharusnya rombongan saya kerjakan guna memikatnya supaya masih bertahan, ” jelasnya.

Kesepakatan kontrak sang bintang 27 musim itu pada tim Stamford Bridge sesungguhnya tengah bakal rubuh tempo per 30 Juni 2020 nanti.

Tapi, apabila The Blues tidak berbuat langkah preventif, bukanlah tidak kemungkinan bersama kedalaman ekonomi yang di miliki Real Madrid akan membayar Hazard.

Seperti dilansir Transfermrkt, biaya kisaran leader tim nasional Belgia ini ditaksir bisa sampai 135 juta pound ataupun sebesar dua, 68 triliun rupiah.